Kelahiran Joanna

Dimulai dari Senam Hamil yang direkomendasikan Obgyn ku Dr.Winur. Sebenernya udah terlambat banget karena usia kehamilanku 39 weeks. Harusnya dari umur 7 bulan sudah mulai ikut senam hamil. Jangan ditiru ya Ibu-ibu 😀 Tapi akhirnya aku ikut juga senam hamil, daripada tidak sama sekali.

Malam setelah aku senam hamil, aku tidak bisa tidur. Perutnya mules banget. Rasa sakitnya melilit dari pinggang, paha, lalu perut. Mau posisi tidur seperti apapun gak ngaruh, sakitnya luar biasa. Apa mungkin ini yang namanya kontraksi? Soalnya selama ini aku gak tahu membedakan yang mana yang namanya kontraksi. Padahal setiap Rekam Jantung bayi kontraksi terecord di kertas kan tapi ga sakit, nah yang ini kog sakit banget.

Lewat semalam, paginya aku mengeluhkan sakit perut ini ke suami dan mertua. Lalu aku sms dokter juga tentang ini tapi sayangnya tidak dijawab. Akhirnya aku menghubungi RSIA YPK Mandiri dan mereka menyarankan aku untuk segera datang ke rumah sakit.

Sesampainya di YPK, aku bertemu dengan salah satu teman yang tadi malam juga ikut senam hamil. Pagi ini dia pecah ketuban dan berhubung bayinya sungsang, dia harus di caesar pagi itu juga. Huaaaaa aku panik.

Di IGD, suster pun merekam detak jantung bayi. Katanya semua baik, namun kontraksi yang aku alami sudah teratur yang tandanya kemungkinan aku akan melahirkan. Lalu Bidan memeriksa dalam apakah sudah ada pembukaan atau belum. (aku paling benci periksa dalam) Kata Bidan belum ada pembukaan. Aku disuruh tinggal di IGD selama 2 jam, kalau masih belum ada pembukaan aku diijinkan pulang. Kontraksi yang tadinya teratur berangsur-angsur hilang sehingga aku diperbolehkan pulang ke rumah.

Sepulangnya di rumah, sakit perutnya tetap datang namun tidak sesering tadi pagi. Aku pun bobo sore dengan pulas.

Namun menjelang malam, kontraksi yang seperti malam sebelumnya kembali datang. Datangnya lebih intens 10 menit sekali. Karena lama-lama aku terbiasa dengan sakitnya, aku pun berusaha untuk tidur. Tapi aku tidak bisa tidur. Sudah jam 02:00 dini hari aku masih terjaga menahan sakit. Lalu tiba-tiba aku mendengar ada sesuatu yang meledak tapi aku gak tau apa. Posisi tidurku menghadap ke kiri, kedua kakiku tertutup rapat. Curiga dengan bunyi yang tadi pelan-pelan aku membuka kedua kakiku, benar saja ternyata ketubanku pecah dan airnya merembes.

Aku teringat kata Instruktur senam hamil kemarin, kalau ada air keluar deras dan berbau seperti bayclin berarti itu pecah ketuban. Aku panik dan langsung membangunkan suamiku. Lalu suamiku membangunkan mertua. Aku bingung harus bangun atau ridak,  karna aku takut kehilangan banyak air ketuban sehingga bayi tidak selamat. (dasar newbie)

Mertua langsung menyuruhku bangun dari tempat tidur dan menuntun aku. Air ketubannya langsung keluar deras pada saat aku berdiri, lantai pun basah seperti ketumpahan air galon aqua.

Kami langsung menuju ke YPK, dan suster membawaku ke ruang persalinan. (Jam 03:00) Suster merekam jantung bayi dan menghubungi dokter.

Bidan kembali memeriksa dalam apakah sudah ada pembukaan atau belum. Ternyata sudah pembukaan dua. Aku kembali disuruh menunggu. Semua keluarga kumpul di rumah sakit menunggu kelahiran Joanna.

Jam 06:00 Bidan kembali memeriksa dalam namun pembukaan masih tetap pembukaan dua. Karena batas waktu bertahan bayi hanya 12 jam dari saat pecah ketuban, dokter menyarankan untuk induksi. Aku pengen banget melahirkan normal, jadi aku langsung bilang oke kita Induksi aja. (which is my bad mistake) suakiiiiittttttttt poll mulesnya akibat diinduksi.

Dokter belum juga datang, sakit mules karna induksi ini bikin aku emosi. SUSTER SURUH DOKTERNYA DATANG SEKARANG JUGA!!!! Aku pun sudah teriak-teriak jadinya. (hahahahaha tapi sumpah sakit pake BANGET!) Jam 09:00 Bidan memeriksa dalam lagi, MASIH PEMBUKAAN DUA sodara-sodara….. Sudah 6 Jam dari pecah ketuban, air ketubannya semakin kering, membuat setiap gerak bayi luarrrrrr biasa sakitnya. Aku pun masih menunggu.

Akhirnya dokter datang jam 10:00. Beliau bilang sudah mau 8 jam dari sejak pecah ketuban dan masih pembukaan dua. Dokter menyarankan untuk emergency caesar demi keselamatan Ibu dan Bayi. Aku pernah mengalami kehilangan pada kehamilan pertama, pecah ketuban di bulan ke-5, dan melahirkan bayi yang sudah meninggal di dalam. Aku tidak mau mengambil resiko besar kehilangan bayi ini. In the name of JESUS, iya dokter saya mau di operasi.

Masalah selanjutnya adalah, harus ada minimal 3 dokter untuk melakukan c-section. 1 Dokter Anestesi dan 2 Obgyn.  Dokter ku hanya punya 1 Dokter Anestasi tetapi tidak punya partner sesama Obgyn. Berhubung pada jam yang sama masih ada yang operasi Cesio, maka kami harus menunggu mereka selesai dulu supaya dokterku bisa punya partner.

Jam 10:30 aku dipersiapkan untuk Emergency C-Section. Saking sakitnya mules dan kontraksi yang datang karena air ketuban yang semakin sedikit, waktu aku disuntik Anestesi lewat tulang belakang benar-benar tidak berasa. Padahal kata orang itu suntik yang paling sakit kalau kita Ceasar.

10:44 operasi dimulai. Dan Pada Tanggal 23 Agustus 2015 Pukul 10:54, Joanna Agustin Soripada Lumban Gaol lahir ke dunia dengan:

Berat lahir             :   3435 Gram                                   Panjang lahir:  52 Cm

Lingkar kepala     :   34 Cm

11911118_10153542352174663_415000203_n11913098_10153559367554663_1976292043_n11923329_10153559364104663_892963755_n

Aku benar-benar amazed dan terharu melihat kebesaran Tuhan hadir di hadapanku. Bayi mungil yang sangat cantik dan sehat telah dikaruniakan-Nya kepada kami.Praise The Lord!!

Kemudian dokter anak langsung mengobservasi Joanna dan menyodorkan Joanna kepadaku untuk melakukan IMD. Tidak sampai 5 menit Joanna sudah menyusui walaupun ASI ku belum keluar.

Lastly, Terima kasih Tuhan, Joanna boleh lahir dan berada di tengan-tengah keluarga kami. Kami sungguh bersukacita dan berjanji akan bersungguh-sungguh merawat dan membesarkan Joanna.

 

Advertisements

Our 2nd Wedding Anniversary

DUA TAHUN!!

Bagi Evan dan aku rasanya tidak ada banyak perubahan dalam kehidupan rumah tangga kami. Mungkin karena masa pacaran kami lebih lama daripada umur pernikahan kami berdua ;p

Tadinya kami berencana untuk mengambil cuti beberapa hari dalam rangka ulang tahun pernikahan kami. Tapi berhubung dalam tempo sebulan aku akan pindah kantor, demi menjaga nama baik, aku mengurungkan niat untuk cuti 😦

Jadi dalam ulangtahun pernikahan yang kedua ini, kami berencana untuk makan malam berdua sepulang dari kantor. Mengenai tempat juga tidak ada survey khusus. Untungnya banyak masukan dari temen-temen, mulai dari Toscano Kemang, Social House, SKYE, atau Potato Head. Setelah menimang-nimang, akhirnya kami memilih untuk makan malam di SKYE, Menara BCA.

skye

Kami tiba di SKYE sekitar jam 20:00. Untungnya aku sudah reservasi sebelumnya by phone, karna ternyata ga bisa masuk kalau ga reservasi. (Ribet juga ya…) SKYE ini ada di lantai 56 Menara BCA. Kalau kita dari GI mau naik ke lantai 56, masuknya dari Gramedia, nanti ada LIFT yang langsung dari lantai 3 ke lantai 56. Agak serem sih naik LIFT nya, secara naiknya cepet banget, ga sampe 5 menit dari lantai 3 ke lantai 56. Evan aja langsung agak pucet mukanya turun dari lift. hahaha…

resto skye

Foto diatas penampakan restoran nya. Ini tempat sebenernya remang-remang banget, jadi quite Romantic buat dinner. Foto ini aku ambil menggunakan Blitz, eh langsung ditegur oleh pelayan nya. Ternyata di SKYE ini ga boleh foto pake Blitz.

Sebenernya kalau mau dinilai, dari sisi tempat, SKYE ini enak dan cozy banget tapi sayang kog service nya agak annoying ya… Contoh setiap kali kita selesai makan kog kayanya buru-buru banget diangkat piring nya trus langsung ditanya mau order apa lagi. Padahal kita kan lagi pengen ngobrol santai dan tenang. huh..

pastaacied

Agnolotti Al Ragu (Shredded Beef & Pork, Parmesan) IDR.145

Untuk menu makanan, memang sih aku akui menu nya sesuai harga deh, enak dan ga bikin nyesel. Apalagi si Agnolotti Al Ragu ini. Walaupun bentuknya kaya kwetiaw goreng tapi itu sebenernya pasta yang membungkus beef,pork, dan keju. Diatasnya ada parmesan keju slice kotak-kotak. Untuk pecinta pork dan keju dijamin jatuh cinta. Minumnya aku pesen Thai Iced Tea, penasaran aja untuk harga IDR.45 kira-kira worth it ga ya, ternyata sih ga lebih enak dari Thai Iced Tea nya Black Canyon dan ga lebih enak dari Tamani Cafe.  -____-“

pastaepanTagliolini Nero Ai Fruitti Di Mare (Squid Ink Pasta, assorted seafood, spicy garlic tomato sauce) IDR.150

Ini menu yang dipesan Evan, kebetulan sih dia suka banget sama seasoningnya katanya seafood banget. Waktu aku nyobain, menurut aku sih ada bau khas nya gitu, agak amis tapi not in a bad way sih… Jadi menu ini cocok buat yang emang suka seafood. Untuk minuman, Evan pesen Green Tea Latte, sebenernya dalam harapan ini pake Ice, tapi ternyata ini Hot. Rasanya sih kembali lagi, untuk IDR.45 tidak lebih enak dari Green Tea Latte manapun. 😀

dessert

Peanut Butter Panna Cotta (strawberry & thyme granita, pistachio tuile) IDR.60

Entah kenapa Evan doyan banget sama dessert ini!! Padahal aku ga suka sama sekali… apa enaknya sihhh strawberry serut dicampur selai kacanggg??? Atau selera lidah ku kali yang ndeso hahahaha

us1

Oke.. saatnya mengabadikan moment berharga berdua.. ❤ ❤ Tahun ini kami masih menikmati masa pacaran berdua, it’s not bad actually.. we getting wiser and stronger. HAHA! Doa kami berdua, semoga di tahun depan kami boleh merayakan hari bahagia ini tidak lagi berdua, tapi bertiga. :)))

Setelah makan cantik di resto, kami berdua langsung menuju Lounge. Sayangnya cuaca nya sangat mendung, jadi langitnya gelap banget.. Berhubung sudah kenyang, sebenernya aku ga mau pesan snack atau minuman lagi, tapi demi untuk bisa duduk di Lounge akhirnya kami pesan Bintang aja. (Mengenang masa lalu) Hehehe…

us4us3

gloomy

Arrrrghhhhh…. sayang banget kita ga bisa lama-lama menikmati suasana di Lounge SKYE, karna tiba- tiba hujan deras sekali. Tapi malam ini cukup special dan menyenangkan bagi kami berdua. Our God is with us..

See you next time!!

Lot’s of love,

Acied

REVIEW ERHA (10 days after 2nd Consultation)

      Hello beauty lovers, 

      Hari ini aku mau menunjukkan bagaimana perkembangan dari wajahku setelah konsultasi dengan Dr.Sinta di Erha Clinic Pondok Indah.  Setelah 10 hari lamanya, aku rasa udah cukup ya untuk melihat bagaimana progress dari wajahku yang berjerawat. Langsung aja kita lihat photo perbandingan di bawah ini, pada tanggal 01 Maret 2014 dan tanggal 10 Maret 2014.
      Foto yang di sebelah kiri memang lightingnya kurang baik, tapi bisa dilihat ada beberapa jerawat seperti di dahiku, di pipi kanan, dan di bawah bibir, semua dalam kondisi setelah di suntik. Setelah 10 hari lamanya bisa dilihat banyak perkembangan di wajahku seperti di foto sebelah kanan, semua jerawat mengering dan hanya tinggal bekasnya saja. Memang kondisi wajahku sangat kering, ini mungkin karena si krim malam AFT SS (Acne Face Treatment for Sensitive Skin). 
      Foto di atas adalah foto bagian pipi sebelah kanan, di konsultasi II memang tidak banyak masalah di pipi sebelah kanan ku tapi bisa dilihat, bekas jerawat yang sebelumnya masih berupa jendolan di foto kiri menjadi kempis dan rata, hanya tinggal bekas warna merah seperti di foto kanan.
      Tadaaaaa…. foto diatas bener-bener buat aku puas.. karena jerawat yang gede banget dan juga sangat mengganggu akhirnya bisa kempes dan sekarang hanya tinggal bekas kemerahan saja. Thank God akhirnya wajahku bisa perlahan kembali bebas dari jerawat dan aku menjadi percaya diri. Dr.Sinta memang THE BEST!!
Aku sangat berharap progress ke depannya semakin membaik lagi, dan bekas-bekas jerawat ini bisa berangsur hilang. Semoga review ini berguna bagi teman-teman yang memiliki masalah jerawat seperti aku.
 
See you next time!
 
Lot’s of LOVE,
-acied-

ERHA CLINIC (2nd Consultation)

      Hello Beauty Lovers..

      Setelah 1 bulan dari Konsultasi I, aku kembali datang ke Erha Clinic untuk Konsultasi II. Sebenernya Dr.Sinta menyarankan untuk kembali kontrol setelah 2 minggu, tapi aku tidak punya waktu.. (Padahal karena males sama macetnya) hehehe.. 
      Kondisi wajah ku dalam Konsultasi II ini sebenernya masih berjerawat, namun jerawat yang disuntik di Konsultasi I sudah hampir hilang, tinggal bekasnya aja. Tapi, berhubung di minggu ke II setelah konsultasi aku udah pakai Foundation karena aku ada tugas di Gereja, alhasil tumbuhlah jerawat baru yaaaaangggg ampunnnnnn Guedeee banget :((((( 
      Dr.Sinta di Konsultasi I tidak menganjurkan pasiennya untuk pakai bedak dulu selama perawatan. Namun aku masih bandel, tiap hari aku pakai bedak tabur, tujuannya hanya untuk supaya wajahku tidak terlalu mengkilap. Memang yang parah waktu aku pakai Foundation, abis kalo ga pake Foundation, bekas- bekas jerawat iniiii kelihatan jelas bangettt….
Di bawah ini foto wajahku di Konsultasi II

      Maaf Lighting nya yellow banget, jadi photonya koneng-koneng 😀 Bisa dilihat sebenernya wajahku sudah mulai bersih dari jerawat. Memang kering dan masih kusam, tapi aku bisa melihat perubahan di wajahku, wajahku lebih cerah dari sebelumnya. Di foto ini tidak terlihat karena lighting nya jelek hehe, tapi kamu bisa lihat di foto selanjutnya..
      Di sisi pipi sebelah kiri tidak ada banyak masalah, jerawat tidak ada yang timbul kembali. Di dekat pelipis mata itu adalah jerawat yang sudah tidak aktif, namun masih terlihat dan masih menonjol. Tadinya jerawat di dekat pelipis mata itu gedenya kayak bisul, namun setelah disuntik akhirnya mengecil.
      Please don’t PUKE… I know this is very disgusting.. :(( Ini penyebabnya karna ulahku sendiri. Jerawat yang ada di pipi kanan ini menjadi besar karena sebelumnya pernah aku tusuk dengan peniti dan aku keluarkan sendiri nanahnya. Tapi bukannya tuntas, malah begini akibatnya. Saking aku jadi malu tiap kali harus bertemu dengan dunia luar, akhirnya aku memutuskan untuk menutupinya dengan foundation di hari Minggu saat aku bertugas menjadi Song Leader di Gereja.. Alhasil jerawatku semakin meradang. 
      Dalam foto di atas jerawat di keluarkan nanahnya oleh dokter Sinta karena udah ga ada guna nya di suntik karna banyaknya nanah yg ada di dalam jerawat ini. Cairan transparant di atas bukan dari jerawat itu sendiri melainkan obat jerawat yang diberikan suster. Syukurlah akhirnya pipiku yang tadinya terasa panas dan meradang bisa kembali normal.
      Dalam Konsultasi II ini, aku masih diresepkan untuk minum Antibiotik Meiact, seperti yang diresepkan di Konsultasi I. Antibiotik aku minum selama seminggu dan harus dihabiskan. Toner dinaikkan dosisnya dari 0,5 menjadi 1. Selebihnya sama, untuk pagi dan siang = ACS BP, AMG 2, 
AF 1, lalu untuk malam = AST, dan AFT SS. 
      Kulit wajahku sekarang kondisinya sangat kering, itu pengaruh dari krim malam AFT SS, yang fungsinya mengeringkan jerawat-jerawat yang masih aktif. Karena sangat kering, timbul pengelupasan dan warna kulit menjadi tidak merata. Di daerah dahi terlihat gelap dan seperti bersisik, namun di daerah lainnya terjadi pengelupasan sehingga tone wajah menjadi lebih cerah dari sebelumnya. Hal ini terlihat setelah aku cuci muka pake ACS BP, wajahku terlihat seperti pucat.
      Masih belum ada yang mengomentari wajahku. Apakah ada perubahan atau perkembangan. Tapi aku harus sabar dan rajin, karena kunci dari semua perawatan kulit sebenarnya adalah kesabaran dan selalu mengikuti semua saran dokter. 🙂 Mari kita lihat lagi sebulan ke depan bagaimana perkembangan dari kulit wajahku setelah Konsultasi II ini..
       
           See you next time!!
Lot’s of LOVE,
    -acied-

I blog with BE Write

ERHA CLINIC

      Beauty Lovers,

      Finally aku memutuskan untuk kembali ke ERHA CLINIC. Soalnya
suami aku, Evan, akhirnya protes.. “Yaudah sih kamu balik aja
berobat ke Erha daripada kamu nyoba-nyoba produk ga jelas atau
pergi ke dokter lain yang belum tentu hasilnya lebih baik…” #ouch!!
Memang dari tahun 2010, aku sudah berobat ke Erha, pertama
kalinya di cabang Tebet dengan Dr.Herliyani Purba, SpKK. Dokternya
ramah dan aku langsung cocok dengan dia, karena jerawat
berangsur hilang, hasilnya memuaskan. Tapi di tahun 2012
aku memutuskan untuk pindah ke Erha Apothecary Pacific Place,
karena aku sudah mulai bekerja di kawasan SCBD, jadi lokasi lebih
dekat ke Pacific Place ketimbang Tebet. Setelah browing di
Femaledaily forum akhirnya aku memutuskan untuk konsultasi
ke Dr.Sinta Damayanti, SpKK. Aku sangat puas dengan Dr.Sinta
karena wajahku bukan cuma bebas jerawat tapi juga semakin cerah
dan sehat. Ketika aku udah di tahap muka mulus, eh dateng deh
godaan untuk coba produk ini itu dan lirak-lirik dokter lain.
Maklum dosa asal perempuan kayanya ya… ga puas dengan
satu produk.. Hadehhh…
 
Ini foto before after aku setelah berobat ke Dr.Herliyani Purba, SpKK (2010)

 
Ini foto aku tahun 2012 waktu ditangani Dr.Sinta Damayanti, SpKK
 
 
      Jadi Sabtu, February 1st 2014 aku pergi ke ERHA CLINIC Cabang Pondok Indah. Kenapa harus cabang Pondok Indah? Kenapa gak di Pacific Place secara tinggal ngesot dari rumah?? Soalnya FYI, semua dokter SpKK di Erha Apothecary yang ada di Mall ditarik ke Clinic. Semua dokter SpKK diganti oleh dokter umum yang mungkin di training khusus untuk menangani penyakit – penyakit kulit. Dokter yang aku percaya. Dr.Sinta Damayanti, SpKK ditempatkan di ERHACLINIC cabang Pondok Indah. 
 
Ini foto kondisi muka aku waktu pertama kali aku kembali ke Dr. Sinta Damayanti, SpKK. Sabtu, 01 Februari 2014. Please jangan muntah atau pingsan ya :____(((
 
 
Kamu juga bisa lihat jerawat-jerawat kecil pun bertengger di hidungku, dan mereka sakit banget… :___((((
 
 
      Saat ini aku bener-bener pengen nangis dan putus asa, karena gak ada yang bisa nyembuhin jerawat-jerawat batu ini… Oh God.. Di photo atas, semua jerawat batu disuntik oleh Dr.Sinta.. Sakitnya huaaaaaaaaaaaaa…… walaupun ditahan tetep aja air mata netes pas jerawatku disuntik..
 
Lihat kan?? Cystic Acne ini tidak bernanah.. tapi gede banget isinya air semua.. 

 

      Waktu ketemu aku, Dr. sinta kaget, hahahaha bahkan dia hampir ga inget sama aku. �� Dan seperti biasa, setiap konsultasi wajah kita di foto untuk bisa lihat bagaimana perkembangan ke depannya. Lalu Dr.Sinta observe muka aku lalu meresepkan obat antibiotik yg agak tinggi dosisnya tapi aku iya-iya aja, asal sembuh dok… 
 
Di bawah ini obat dan krim yang diresepkan Dr. sinta Damayanti, SpKK
 
 
Left to right: ACS BP (Acne Cleansing Scrub with Benzoil Peroxide), AT 0.5 (Acne Toner 0.5), AMG 2 (Acne Moisturizing Gel 2), AF 1 (Acne Foundation 1), AFT SS (Acne Face Treatment for Sensitive Skin), AST (Acne Spot Treatment), Meiact 200 Mg.
 
      Review nya bakal aku post terpisah ya.. Semoga sebulan ke depan jerawat-jerawat ini cepat hilang dans sembuh. Buat temen-temen pasien di Erha Clinic boleh dong sharing ke aku… Kasih komen di bawah ya…
 
      See you next time!
 
Lots of LOVE,
    -acied-

 

 

I blog with BE Write

BIORE MAKE UP REMOVER CLEANSING OIL

Hello beauty lovers..

Recently I bought “BIORE MAKE UP REMOVER CLEANSING OIL” from Watson. I have tried it for about a week and I love it! So now I`m going to give a review on this product.

I love to wear make up on the weekend whenever I go out on Saturday night and go to Church on Sunday. I`d love to wear make up everyday but unfortunately I can`t. My skin is very oily and very acne prone. My dermatologist never suggest me to wear make up daily but occasionally. Because I have a terrible acne prone skin, I need a good cleanser. In terms of make up with foundation, eye makeup, contour, lips, and everything going on, I need a cleansing oil. Cleansing oil will easier remove all the make up without irritating the skin.

There are some brands that I know have cleansing oil such as MAC, NARS, the famous SHU UEMURA, and many others but they`re very expensive. I don`t think it`s worth the money to have them. So I`m very happy because I finally found drugstore brands that provide cleansing oils here in Indonesia. One that I bought from Watson is “BIORE MAKE UP REMOVER CLEANSING OIL”.

20140128-222725.jpg

20140128-223403.jpg

“BIORE”claims that the product can remove heavy make up gently and remove waterproof mascara fast and easy. Effectively mix all the make up, cleanse all the dirt and oil on the face without feeling greasy and sticky. Unclogged pores, gentle, and safe for the skin. Have fruity scents.

Here is the picture of my face with full make up. As you can see my mascara is very thick.

20140128-182305.jpg

Down below is how I cleanse my face with “BIORE MAKE UP REMOVER CLEANSING OIL”.

20140128-223613.jpg
All you have to do is pump it about 4 – 5 times to cover all over the face. Remember to do the whole face first except the eyes area. And do the eyes area for the last. And then rinse the face.

The consistency of this product is pretty much like oil.

20140128-223838.jpg

RESULT..

20140128-224931.jpg

I apologize for the disturbing acne that I have in the photo. My skin got worse because I changed my skincare product lately.

Let’s get into the review.
1. The packaging is nice. Clear purple plastic with a pump. It helps us to get the exact amount.
2. This product is amazing. I love it so much. It does all the claims. It is very gentle. It removes all
heavy make up and even a waterproof mascara (mine is Bourjois Volume Clubbing Mascara
Ultra Black).
3. Yes, it is oil but it doesn’t feel greasy and sticky at all. It works well for me.
4. It has an apple scent which is very fresh.
5. The price is about IDR.88.000. Nett 150 ml. Doesn’t hurt me 🙂
6. Definitely will repruchase!!

My First Consultation with Dr.Samuel L. Simon, SpKK

Dear beauty lovers, I was very frustated because my acnes gone bad. I was searching for a dermatologist that suited me and my wallet. :p So, after weeks reading some of reviews from Female Daily Forum, I was interested to Dr.Samuel L. Simon, SpKK. You can look his website here .

Firstly, a location was very important for me. Nobody wants to go far from home/ office to get only a 5 minutes consultation. You know.. Since We live in Jakarta. The location of his practice is close to my office. I can get there in 15 minutes!!! FYI, down below are Dr.Samuel L. Simon, SpKK Practice Location & Schedule
RSPAD Gatot Soebroto Jl. Abdul Rachman Saleh No. 24 Jakarta Pusat
Telp. 021-3840484 Tuesday & Thursday 8.00 – 10.00

Sahid Sahirman Hospital Jl. Jend. Sudirman Kav. 93 Jakarta Pusat
Tlp. 021-57853911 Monday, Wednesday, Thursday & Friday 17.00 – 19.30. Saturday 9.00 – 11.00

MRCC Siloam Hospital Jl. Garnisun Dalam No. 8, Karet Semanggi Jakarta Pusat
Tlp. 021-29962888 Monday & Thursday 14.30 – 16.00. Saturday 11.30 – 14.00

PacHealth @ The Plaza The Plaza Office Tower, Lt 7 Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30 Jakarta Pusat 10350 Tlp. 021-29923232 Monday – Friday 11.00 – 14.00

So I made an appointment by phone on Tuesday morning to Sahid Sahirman Hospital. They asked me to come at 18:00. When I get there, the receptionist asked me to fill out the new patient’s form. After I finished, they sent me to the 8th Floor. I met another receptionist and she asked me to wait until the nurse called my name.

After 30 minutes, the nurse called my name and I entered the practice room. Dr.Samuel L. Simon, SpKK was very nice. He was handsome.. Hahaha I can tell you that he must be very rich because he was wearing a big diamond ring, for God sake!!!! He touched my face and got into conclusions that I had an extremely oily skin, big pores around my nose, and cystic acnes. I couldn’t agree more!!!! He finally prescribed me some face creams without any medicine. Down below are the products He prescribed me.

20131104-001905.jpg

Left to right: Losio Tabir Surya, krim Pagi II, Krim Jerawat II, Base, Anti Komedo, Cleansing Foam III Here are photos of my bare face with super oily skin and acnes all over my face. I appologize for these disturbing photos. 😦

20131104-002611.jpg

20131104-002656.jpg

20131104-002711.jpg

20131104-002740.jpg

20131104-002752.jpg

20131104-002806.jpg I really hope the product will cure my face from acnes, because the products are expensive comparing to Erha 21 and Dr.Rani, SpKK. I can’t make a comparison to them yet since I am new to Dr.Samuel L. simon SpKK. Here is the Total Payment if you curious… 🙂

20131104-104820.jpg

20131104-104907.jpg

I will soon update to you the result of the regimen. Please leave comments and give some critics to my writing. I hope you found this helpful and thank you for your time. Love, Acied